Grapesda News

“ SATU LAGI PESUT MAHAKAM MATI “

“ SATU LAGI PESUT MAHAKAM MATI “

Pesut mahakam atau dalam bahasa Ilmiah disebut (Orcaella brevirostris) yang merupakan species mamalia air tawar Endemik Sungai Mahakam . Sore tadi Jum’at 25 /5/2018 salah satu dari species ini kembali di temukan telah menjadi bangkai di Dusun Loa Haur Desa Loa Duri Ulu Kecamatan Loa Janan .

Bangkai nampak mengapung di Sungai Mahakam

Berdasarkan keterangan masyarakat setempat awalnya mereka mengira bau busuk menyengat tersebut kemungkinan dari bangkai manusia atau binatang lain, namun ternyata bau tersebut berasal dari bangkai Pesut yang mengapung di air . Sampai saat ini belum di ketahui penyebab matinya species ini , apakah akibat tersangkut di jaring nelayan atau akibat perubahan PH air sungai mahakam yang diakibatkan oleh berbagai pencemaran khususnya akibat limbah batu bara & kelapa sawit yang di perparah lagi oleh limbah rumah tangga.

Pesut saat ini di habitat sungai mahakam diperkirakan tidak lebih dari 70 ekor saja ,oleh karena itulah pesut masuk dalam status terancam punah atau kritis (critically endangered).
Mamalia air tawat ini secara normal memiliki panjang 2,3 meter dan berat berkisar 130 kg , Pesut mahakam secara tegas adalah satwa yang di Lindungi sesuai PP No. 7 Tahun 1999 tentang Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Untuk itu diperlukan kepedulian kita untuk menjaga kelestarian ekosistem sungai mahakam sebagai habitat utama Pesut mahakam ( Tim : Grapesda )