Grapesda News

INILAH YANG DI LAKUKAN PARA AKTIVIS LINGKUNGAN “ GRAPESDA KALIMANTAN “

1. Apa sih tepatnya yang dilakukan aktivis Grapesda , Apakah hanya demo ?

Banyak hal. termasuk tapi tidak hanya demo. Para aktivis lingkungan yang bergabung di Grapesda di seluruh Kalimantan melakukan berbagai hal demi terwujudnya cita-cita Grapesda. Cita-cita itu adalah menghentikan perusakan lingkungan guna menjaga dan melestarikan bumi, memastikan planet bumi tetap punya kemampuan untuk menopang semua mahluk hidup di dalamnya. Untuk mencapainya, Grapesda berkampanye untuk mengubah sikap dan perilaku, baik kalangan pemerintah, industri maupun masyarakat umum.

Dalam berkampanye, aktivis Grapesda  menggunakan beberapa metode, yang dikenal dengan metode IDEALS (investigasi, dokumentasi, ekspose, aksi, lobi, dan solusi). Untuk investigasi dan dokumentasi, aktivis Grapesda terjun langsung ke lokasi perusakan lingkungan (bearing witness), dan hasil-hasil yang didapat di lapangan diuji dengan metode penelitian dan teknologi terbaru.

Kemudian, hasil penelitian dan investigasi itu dikeluarkan untuk publik dalam tahap ekspose (bisa berupa peluncuran laporan, konferensi pers, siaran pers dan lain-lain, atau juga dengan tahap aksi. Tujuannya untuk memaparkan pada masyarakat bahwa ada sebuah masalah lingkungan besar, siapa pelakunya, dan kenapa perusakan itu harus segera dihentikan. Khusus untuk aksi (demo), Grapesda punya ciri khas, yakni konfrontasi kreatif. Salah satu nilai inti Grapesda  adalah aksi langsung tanpa kekerasan (non-violent direct action).

Setelah masalah lingkungan itu diketahui publik, tahap berikutnya adalah lobi, baik kepada pemerintah guna terciptanya regulasi yang bisa melindungi lingkungan, maupun kepada industri yang selama ini melakukan perusakan lingkungan untuk menghentikan praktek merusak mereka dan beralih kepada praktek yang lebih ramah lingkungan.

Tahap terakhir yang tidak kalah penting adalah bekerja mencari dan mempromosikan solusi. Contohnya, jika dalam tahap-tahap sebelumnya Grapesda gencar berkampanye bahwa negara-negara harus berhenti menggunakan sumber energi fosil yang kotor dan menyebabkan perubahan iklim, seperti batubara dan lain-lain. Nah, tentu saja Grapesda tidak bisa sekedar berseru “hentikan pemakaian batubara” atau “hentikan penebangan hutan” tanpa ikut bekerja memikirkan solusinya. Apa yang harus dilakukan sebuah negara untuk bisa terus membangun dan tumbuh setelah menghentikan penggunaan batubara atau mengeksploitasi hutan. Solusi-solusi yang dikeluarkan Grapesda diantaranya adalah skema Energy Revolution, Zero Deforestation Policy, dan lain-lain.

2. Aktivis GRAPESDA itu digaji tidak ?

Melihat jawaban di atas, cukup jelas bahwa upaya penyelamatan bumi bukan tugas yang mudah. Banyak sekali yang harus dikerjakan, dan tentu saja organisasi seperti Grapesda membutuhkan dukungan dari banyak orang di seluruh indonesia.

Bagi seseorang, ada tiga cara untuk bisa bergabung menjadi aktivis Grapesda. Pertama adalah menjadi anggota dimana Anda bisa menyumbangkan pikiran, tenaga dan waktu luang untuk membantu kerja-kerja Grapesda. Ini bisa dilakukan di sela-sela aktivitas utama Anda seperti bersekolah, berkuliah, atau bahkan bekerja.

Cara kedua, jika Anda memang sibuk dan tidak punya banyak waktu luang, Anda bisa menjadi donatur. Untuk bisa menjadi donatur, Anda cukup menyumbang. Para donatur ini merupakan elemen yang sangat penting bagi kampanye Grapesda. Sebab sejak berdirinya pada16 januari 2012 , Grapesda tidak sudi menerima dana sepeser pun dari perusahaan atau pemerintah atau kekuatan politik mana pun. Tulang punggung kampanye Grapesda ya dari donasi perorangan itu.

Cara ketiga, adalah dengan bergabung secara penuh (full time) dengan Grapesda, sesuai dengan bidang keahlian dan profesi masing-masing. Buat orang-orang yang ‘berani’ memutuskan bergabung secara penuh, Karena untuk memastikan agar mereka bisa mengkontribusikan keahlian, waktu dan pemikirannya secara full time untuk organisasi tanpa harus bekerja lagi di tempat lain untuk mencari penghidupan.

Orang-orang yang memutuskan bergabung secara full time dengan organisasi penyelamat lingkungan, biasanya punya idealisme dalam pelestarian lingkungan, tidak sekadar mencari nafkah atau uang semata. Karena berbeda dengan bekerja di perusahaan, organisasi lingkungan adalah organisasi non profit yang bekerja untuk misi penyelamatan lingkungan. Jadi seseorang harus sadar sepenuhnya tidak akan mungkin bisa jadi kaya saat memutuskan untuk berkarya di organisasi lingkungan, bahkan saat sudah mencapai level tertinggi.

3. Syaratnya mau jadi aktivis GRAPESDA apa saja? Latar belakang pendidikan pengaruh enggak ?

Syaratnya khusus tidak ada, syarat utamanya tentu punya idealisme untuk ikut melestarikan lingkungan. Baik bersama organisasi maupun dalam perilaku sehari-hari. Untuk bergabung secara full time tentu harus punya keahlian dan latar belakang pendidikan yang sesuai dengan masing-masing posisinya.

4. Ada jenjang kariernya tidak sih, di organisasi GRAPESDA ? Seperti apa ?

Seperti telah dijelaskan di poin nomor satu, upaya penyelamatan lingkungan bukan hal yang mudah dan banyak sekali yang harus dilakukan. Karenanya jelas, dari masing-masing tahap IDEALS itu dibutuhkan banyak ragam jenis profesi, mulai dari peneliti, fotografer, videografer, media relations, writer, campaigner, political lobbyist, dan sebagainya. Seperti layaknya organisasi, dalam menjalankan fungsinya juga tentu ada jenjang karier, mulai dari officer, manager, hingga direktur.

Tidak hanya terkait kampanye, posisi-posisi full time juga butuh profesi-profesi tertentu seperti finance, akuntan, hingga ahli IT. Jadi tidak terlalu berbeda dengan berkarier di perusahaan atau kantor pemerintah, hanya saja perlu diingat lagi bahwa organisasi lingkungan adalah organisasi non profit sehingga jangan berharap gaji atau fasilitas

Namun ada kepuasan yang luar biasa besar yang tidak didapatkan di tempat lain dan yang tidak ternilai oleh materi, yaitu kepuasan ketika kampanye yang kita lakukan selama bertahun-tahun berhasil mengubah sebuah perusahaan atau kebijakan pemerintah, dan mendorong sebuah sistem baru untuk mewujudkan apa yang kita inginkan demi lingkungan yang lebih baik.

5. Bagaimana di organisai grapesda, ada jam kantor dan peraturan lainnya seperti pegawai pada umumnya?

Secara umum seperti telah disebut di atas, fungsi organisasi dan profesinya tidak jauh berbeda dengan bekerja di perusahaan atau di instansi pemerintahan. Tetapi perlu digaris bawahi juga bahwa misi penyelamatan lingkungan tidak terbatas pada jam kerja dan hari kerja baku, sekalipun kalau diperlukan.

Sumber : Departemen Litbang &  Departemen Dokumentasi & Publikasi

SAVE KALIMANTAN SAVE THE WORLD